Shared Hosting Ubuntu server

 

Shared Hosting Ubuntu server




Apa itu Shared Hosting?

Shared Hosting adalah layanan hosting di mana satu server digunakan secara bersama-sama oleh banyak website, sehingga semua pengguna berbagi sumber daya server seperti penyimpanan, RAM, CPU, dan bandwidth; jenis hosting ini memiliki biaya yang relatif murah dan mudah digunakan sehingga cocok untuk pemula, blog pribadi, website sekolah, atau usaha kecil, namun karena sumber dayanya dibagi, performa website dapat menurun jika website lain dalam server yang sama menggunakan resource secara berlebihan dan pengguna juga memiliki keterbatasan dalam pengaturan serta kontrol server.

Kelebihan Shared Hosting?

Kelebihan Shared Hosting antara lain biaya yang murah, mudah digunakan oleh pemula karena biasanya sudah dilengkapi control panel seperti cPanel, tidak memerlukan keahlian teknis khusus, perawatan dan keamanan server ditangani oleh penyedia hosting, serta cocok untuk website dengan trafik rendah hingga sedang seperti blog pribadi, website sekolah, atau UMKM.


A. Topologi Jaringan  :  






B. Tujuan:
Mengetahui Cara Melakukan Konfigurasi Shared Hosting pada Ubuntu Server 20.04.


C. Persiapan:

Virtual Box

puTTY

Download PuTTY di sini 

File ISO Ubuntu 20.04



D.Langkah – Langkah untuk melakukan konfigurasi Shared Hosting Server :

1. Langkah Pertama yang harus kita Lakukan Yaitu Konfigurasi IP Address virtual untuk interface kedua akan dilakukan pada ens8, sementara interface pertama (ens3) akan digunakan untuk koneksi internet, File konfigurasi yang digunakan berada di /etc/netplan/00-installer-config.yaml.

Perintah 1 :

nano /etc/netplan/000-installer-config.yaml

Perintah 2 :

#This is the network config written by 'subiquity' network: version: 2 ethernets: enp0s3: dhcp4: false addresses: - 10.10.0.3/24 gateway4: 10.10.0.1 nameservers: addresses: - 10.10.0.1 - 8.8.8.8 enp0s8: dhcp4: false addresses: - 3.3.3.1/24 - 3.3.3.2/24 - 3.3.3.3/24



2. Langkah selanjutnya Yaitu gunakan Perintah cat /etc/netplan/00-installer-config.yaml digunakan untuk menampilkan isi file konfigurasi jaringan Netplan pada Ubuntu Server, sehingga administrator dapat melihat pengaturan jaringan yang sedang diterapkan. Pada konfigurasi tersebut, interface enp0s3 diatur menggunakan alamat IP statis 10.10.0.3/24 dengan gateway 10.10.0.1 serta DNS 10.10.0.1 dan 8.8.8.8, yang berfungsi sebagai jalur utama server untuk terhubung ke jaringan dan internet. Sementara itu, interface enp0s8 juga disetel dengan mode IP statis tanpa DHCP dan memiliki beberapa alamat IP sekaligus, yaitu 3.3.3.1/24, 3.3.3.2/24, dan 3.3.3.3/24, yang biasanya digunakan untuk kebutuhan jaringan lokal, simulasi layanan, atau komunikasi internal dengan klien tertentu.

Perintah:

cat /etc/netplan/00-installer-config.yaml





3. Setelah menambahkan IP Address, jangan lupa menjalankan perintah netplan apply agar perubahan konfigurasi jaringan yang telah dibuat dapat diterapkan ke sistem. Selanjutnya, lakukan verifikasi dengan menjalankan perintah ip address untuk memastikan bahwa ip a baru yang ditambahkan sudah berhasil diterapkan dan terlihat pada interface jaringan yang digunakan.

Perintah 1:

netplan apply

Perintah 2:

ip a



4. Tentukan terlebih dahulu IP Address yang akan digunakan untuk domain berikut adalah skenario yang dapat digunakan sebagai acuan dalam penentuan alamat IP sesuai kebutuhan jaringan yang akan diterapkan.



5. Instal paket yang dibutuhkan, yaitu Bind9 sebagai layanan DNS, Apache sebagai web server, dan w3m sebagai browser berbasis terminal. Proses instalasi dapat dilakukan dengan menjalankan perintah berikut untuk memastikan seluruh paket yang diperlukan terpasang dan siap digunakan.

Perintah :

install bind9 dnsutils apache2 w3m -y



6. Selanjutnya, buka direktori /etc/bind, kemudian tambahkan tiga zona domain dan satu zona domain IP  ke dalam file named.conf.local. Konfigurasi yang ditambahkan pada file named.conf.local berfungsi untuk mendefinisikan domain beserta pemetaan IP address yang akan dikelola oleh layanan DNS. 

Perintah 1:

nano named.conf.local

Perintah 2:

zone "imam.net"{
type master;
file "/etc/bind/imam";
};
zone "kurniawan.id"{
type master;
file "/etc/bind/kurniawan";
};
zone "team03.org"{
type master;
file "/etc/bind/team03";
};
zone "3.3.3.in-addr.arpa"{
type master;
file "/etc/bind/ip";
};



7. Jika sudah, maka bisa dilanjutkan dengan membuat file zona domain masing-masing dan tambahkan juga zona ip. Carannya yaitu dengan menyalin file zona domain default yaitu db.local dan db.127 untuk file zona ip default.

Perintah 1:

cp db.local.imam

Perintah 2:

cp db.local.kurniawan

Perintah 3:

cp db.local.team03

Perintah 4:

cp db.127 ip



8. Buka file zona domain pertama imam.net, nama file zona domain ini adalah imam. Gunakan nano editor untuk mengedit file tersebut, lalu tambahkan A Record dan www. Setelah selesai, simpan perubahan di editor nano.

Perintah :

nano imam



9. Buka file zona domain Kedua kurniawan.id, nama file zona domain ini adalah kurniawan. Gunakan nano editor untuk mengedit file tersebut, lalu tambahkan A Record dan www. Setelah selesai, simpan perubahan di editor nano.

Prerintah:

nano kurniawan



10. Buka file zona domain Ketiga team03.org, nama file zona domain ini adalah team03. Gunakan nano editor untuk mengedit file tersebut, lalu tambahkan A Record dan www. Setelah selesai, simpan perubahan di editor nano.

Perintah:

nano team03



11. Terakhir, tambahkan file zona ip untuk ketiga DNS yang dibuat. Pada zona ip ini ,tambahkan PTR record untuk masing-masing DNS yang ingin ditambahkan.

Perintah :

nano ip



12. Selanjutnya, buka file named.conf.options pada /etc/bind setelah itu tambahkan nameserver nya berupa IP Gateway yang terhubung ke internet.

Perintah:

nano named.conf.options



13. Jika sudah, lakukan Restart pada service bind9 untuk menerapkan perubahan yang telah ditambahkan.

Perintah:

service bind9 restart



14. Langkah beritunya yaitu, ubuntu server ketika kita ingin menambahkan dns pada resolv.conf maka ketika di reboot isi file dari resolv.conf akan hilang. Tetapi sebagai percobaan disini kita akan menambahkan terlebih dahulu DNS pada resolv.conf agar nantinya bisa memverifikasi domain yang sudah dibuat.

Perintah 1:

nano /etc/resolv.conf
Perintah 2:

search imam.net

search kurniawan.id

search team03.org


nameserver 3.3.3.1

nameserver 3.3.3.2

nameserver 3.3.3.3

nameserver 10.10.0.1

nameserver 127.0.0.1




15. Setelah itu, verifikasi dengan uji coba ping pada setiap nama Domain, Bila berhasil mendapatkan reply, maka konfigurasi domain sudah berhasil dilakukan.

Perintah 1:

ping www.imam.net

Perintah 2:

ping www.kurniawan.id

Perintah 3:

ping www.team03.net



16. beritanya kita akan melakukan cara agar resolv.conf tidak hilang meskipun system di reboot. Untuk itu lakukan instalasi paket resolvconf

perintah 1:

apt install resolvconf -y



17. Langkah selanjutnya yaitu kita tambahkan DNS pada path file /etc/resolvconf/resolv.conf.d/head. kemudian jangan lupa untuk menyimpan perubahan agar konfigurasi resolvconf dapat diterapkan.

Perintah :

nano /etc/resolvconf/resolv.conf.d/head

search imam.net

search kurniawan.id

search team03.org


nameserver 3.3.3.1

nameserver 3.3.3.2

nameserver 3.3.3.3

nameserver 10.10.0.1



18. Lalu kita Jalankan perintah resolvconf –-enable-updates dan resolvconf -u untuk memperbarui dan menerapkan konfigurasi DNS yang telah dibuat.

Perintah 1:

resolvconf –-enable-updates

Perintah 2:

resolvconf -u



19. Kalo sudah, kita lakukan penambahan IP Address server sebagai DNS di PC Client. Buka Panel IP Address kemudian tambahkan DNS secara manual.



20. Lalu kita Buka command prompt pada PC Client, kemudian lakukan verifikasi dengan melakukan ping ke masing-masing domain. Jika berhasil kita mendapatkan reply maka konfigurasi domain berhasil dilakukan.

Perintah 1:

ping www.imam.net

Perintah 2:

ping www.kurniawan.id

Perintah 3:

ping team03.org



21. Nah sekarang kita Lakukan verifikasi juga dengan menjalankan perintah nslookup ke masing-masing domain, Pastikan berhasil mendapatkan reply.

Perintah 1:

nslookup www.imam.net

Perintah 2:

nslookup www.kurniawan.id

Perintah 3:

nslookup team03.org



22. Selanjurnya yaitu kita akan konfigurasi web server Apache2 akan dilakukan untuk masing-masing Clien. File HTML akan ditempatkan di /home, sehingga perlu menyesuaikan direktori default Apache.

Perintah:

nano /etc/apache2/apache2.conf




23. Kalo sudah, kita Lakukan copy pada virtual host default menjadi virtual host domain baru.

Perintah 1:

cd /etc/apache2/sites-available/

Perintah 2:

ls

Perintah 3:

cp 000-default.config imamnet.conf

Perintah 4:

cp 000-default.config kurniawanid.conf

Perintah 5:

cp 000-default.config team03.conf



24. Setelah itu kita buka file virtual host baru untuk domain pertama. file ini bernama imamnet.conf. Ubah bagian ServerName menjadi www.imam.net, lalu atur direktori root ke /home/imamnet/, Setelah itu, simpan perubahan.

Perintah :

nano imamnet.conf



25. buka file virtual host baru untuk domain pertama. file ini bernama imamnet.conf. Ubah bagian ServerName menjadi www.kurniawan.id, lalu atur direktori root ke /home/kurniawanid/, Setelah itu, simpan perubahan.

Perintah :

nano kurniawanid.conf



26. Jika sudah, maka kita bisa dilanjutkan dengan membuka virtual host baru untuk domain ketiga, file ini bernama team03.conf Ubah bagian ServerName menjadi www.team03.org, lalu atur direktori root ke /home/team03/ Setelah itu, simpan perubahan.

Perintah :

nano team03.conf



27. Setelah itu kita akan membuat user untuk masing masing client. disini user pertama adalah imamnet. Jalankan perintah adduser untuk membuat user baru, untuk Password kita buat 112233 dan apa bila ada kalimat Is the information conrrent kita cukup klik y

Perintah:

adduser imamnet



28. Setelah itu kita akan membuat user untuk masing masing client. disini user pertama adalah kurniawanid. Jalankan perintah adduser untuk membuat user baru, untuk Password kita buat 112233 dan apa bila ada kalimat Is the information conrrent kita cukup klik y

Perintah:

adduser kurniawanid



29. Setelah itu kita akan membuat user untuk masing masing client. disini user pertama adalah team03. Jalankan perintah adduser untuk membuat user baru, untuk Password kita buat 112233 dan apa bila ada kalimat Is the information conrrent kita cukup klik y

Perintah:

adduser team03


30. Jika sudah berhasil Membuat user baru maka kita Masukkan perintah ls untuk menampilkan isi yang ada pada direktori home, Dapat dilihat, bahwa telah terdapat 3 user yang telah dibuat.

Perintah :

ls


31. Selanjutnya, salin file index ke setiap User yang telah dibuat. File index ini terdapat pada direktori html untuk itu gunakan perintah berikut:

Perintah 1:

cd /var/www/html/

Perintah 2:

ls

Perintah 3:

cp index.html /home/imamnet/

Perintah 4:

cp index.html /home/kurniawanid/
Perintah 5:
cp index.html /home/team03/



32. Sekarang, ubah file HTML pada domain pertama agar menampilkan teks sesuai keinginan, Edit file index pada user imamnet sebagai berikut menggunakan nano editor

Perintah 1:

cd /home/imamnet/

Perintah 2:

ls

Perintah 3:

nano index.html



33. Sekarang, ubah file HTML pada domain perdua agar menampilkan teks sesuai keinginan, Edit file index pada user kurniawanid sebagai berikut menggunakan nano editor

Perintah 1:

cd /home/kurniawanid/

Perintah 2:

ls

Perintah 3:

nano index.html



34. Begitu juga untuk domain ketiga agar menampilkan teks sesuai keinginan, Edit file index pada user kurniawanid sebagai berikut menggunakan nano editor

Perintah 1:

cd /home/team03/

Perintah 2:

ls

Perintah 3:

nano index.html



35. nah ini konfigurasi kita lakukan pengaktifan virtual host masing-masing dengan masuk ke directory /etc/apache2/sites-available lalu jalankan perintah a2ensite. Jika sudah, jalankan perintah systemctl reload apache2 agar perubahan dapat diterapkan dan virtual host bisa diaktifkan.

Perintah 1:

a2ensite imamnet.conf

Perintah 2:

a2ensite kurniawanid.conf

Perintah 3:

a2ensite team03.conf

Perintah 4:

systemctl reload apache2



36. Sekarang, lakukan verifikasi dengan membuka browser pada Clien, lalu kunjungi domain pertama Yaitu www.imam.net. Jika konfigurasi berhasil, tampilan yang muncul akan sesuai dengan isi file HTML yang telah diubah sebelumnya.”



37. Selanjutnya, kita verifikasi juga domain kedua dengan membuka browser di Clien, kemudian akses www.kurniawan.id. Jika konfigurasi sudah benar, halaman yang tampil akan sesuai dengan perubahan yang telah dilakukan pada file HTML sebelumnya.



38. Lakukan hal yang sama untuk yaitu verifikasi domain ketiga dengan mengunjungi www.team03.org, maka konfiguasi Shared Hosting-Ubuntu Server Sudah selesai




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Pada Pada Debian 12

Konfigurasi Web Server Pada Debian 12

Konfigurasi FTP Server Di Virtual box