Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Pada Pada Debian 12

Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Pada Pada Debian 12




A. TOPOLOGI  JARINGAN :

B. Tujuan : 
Melalukan Instalasi DHCP Server Pada Debian 12

C. Persiapan : 

-Virtual box
-puTTY di sini.

D. Langkah - Langkah Untuk Konfigurasi Dan Instalasi DHCP Server Pada Debian 12 :

1.  Clone Terlebih Dahulu

2. 
Klik Full dan Finish


3.
Sebelum Mulai, Settings Terlebih Dahulu

4.
Pilih Network dan Settings Adapter 1 dan Adapter 2,  Adapter 1 Pilih bridged Adapter 

5. Adapter 2 Pilih Host-only Adapter, 
Lalu Klik OK


6.
 Lakukan perubahan Network pada server dengan mengunakan dua interface dimana pada interface satu memakai mode Bridged Adapter dan interface dua memakai mode Host-only Adapter.



7. 
Kalo Sudah, Klik Start 

8. Login Dengan Masukan
-user imam Dan Masukanpassword
-su(SuperUser) Dan Masukkan password



9.
konfigurasi ip address static untuk DHCP dengan memasukan perintah nano /etc/network/interfaces
10. Gunakan interface enp0s8 untuk IP static dan interface enp0s3 Kita biarkan default (koneksi internet)

11. 
Simpan konfigurasinya dengan cara Ctrl+x kemudian y ---> Enter

12. Masukan perintah systemctl restart networking untuk melakukan restart pada network Dan Masukan perintah IP a (address) untuk mengecek nama interface yang sudah di setting. Bisa dilihat enp0s3 adalah interface untuk koneksi internet sedangkan enp0s8 adalah interface untuk DHCP server.

13. Masukkan perintah cd /etc/apt untuk berpindah ke direktori konfigurasi APT, ls menampilkan daftar file, perintah cp /sources.list sources.list.bakup perintah tersebut untuk membuat salinan cadangan file konfigurasi, dan ls lagi bertujuan untuk memeriksa apakah salinan tersebut berhasil dibuat.

14. 
Masukkan perintah rm sources.list untuk menghapus file sources.list Dan Masukkan perintah nano sources.list untuk membuka dan mengedit file sources.list menggunakan editor teks nano.

15. 
Masukan Repository kemudian simpan perubahan pada file source.list dengan cara Ctrl+x kemudian y ---> Enter..

16. 
Untuk menginstall paket DHCP Server, langkah pertama yang harus dilakukan adalah memperbarui Debian 12. Anda bisa melakukannya dengan menjalankan perintah apt update.

17. 
Masukkan perintah cat sources.list digunakan untuk menampilkan isi dari file sources.list di terminal

18. Untuk melakukan instalasi pada paket DHCP Server debian 12. Dengan cara memasukan perintah apt install isc-dhcp-server-ldap untuk menginstal paket Dan Klik y.

19. Masukkan Perintah cd /etc/dhcp/ berpindah ke direktori /etc/dhcp/, ls menampilkan daftar file di direktori tersebut, dan cp dhcpd.conf dhcpd.conf.backup membuat salinan cadangan dari file dhcpd.conf.

20. Masukkan Perintah nano dhcp.conf untuk membuka file dhcp.conf menggunakan editor teks Nano untuk mengedit konfigurasi DHCP.

21. 
Di bagian baris ini, kita akan mengatur IP Address yang akan digunakan untuk didistribusikan kepada DHCP Client.

22. 
Mengubah IP Address di file dhcpd.conf yang akan digunakan untuk membagikan IP ke DHCP Client, Anda perlu menyesuaikan beberapa parameter, seperti subnet, range, domain name, option router, dan broadcast. Pastikan IP Address yang digunakan sesuai dengan IP di interface enp0s8.

23. 
Untuk menambahkan interface yang akan digunakan sebagai DHCP Server, Anda perlu mengakses file konfigurasi di direktori default. Caranya, buka file tersebut dengan menjalankan perintah nano /etc/default/isc-dhcp-server.

24. 
Tambahkan interface enp0s8 sebagai DHCP Server dengan memasukkannya di baris INTERFACESv4 dalam file konfigurasi.



25. 
Perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart digunakan untuk me-restart layanan DHCP Server. Ini akan menghentikan dan memulai ulang server DHCP agar perubahan konfigurasi bisa diterapkan.

26. Ubah adapter pada PC Client di virtual machine menjadi Host-Only Adapter.


27. Lakukan perubahan pada penerimaan IP Address menjadi dinamis, dengan memilih opsi obtain an IP address automatically di internet protocol versi 4.

28. Pada bagian ini terlihat bahwa PC Client berhasil menerima IP Address secara dinamis dari DHCP Server. IP Address yang diperoleh adalah 113.113.113.2 yang berada dalam satu subnet dengan IP Address 113.113.113.1 (IP Address DHCP Server). Selain itu, domain yang diterima juga sesuai dengan yang telah diatur dalam dhcpd.conf, yaitu internal team13.net.



29. Untuk melihat klien yang sudah mendapatkan IP Address, caranya adalah dengan memasukkan perintah cat /var/lib/dhcp/dhcpd.leases. Setelah menjalankan perintah ini, akan terlihat daftar PC klien yang telah mendapatkan IP Address dari DHCP Server beserta detail informasi lease tersebut.



30. Untuk memberikan IP statis kepada client, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyalin alamat MAC dari PC client yang akan diatur sebagai IP statis.




31. Untuk mengonfigurasi IP statis pada client, buka file dhcpd.conf dengan perintah nano dhcpd.conf di editor nano, lalu lakukan penyesuaian pada file tersebut sesuai dengan alamat MAC yang telah disalin sebelumnya.

32. 
Di sini, Anda akan melihat host fantasia. Masukkan MAC Address Client di baris hardware ethernet, dan IP Address statis yang diinginkan di baris fixed Address.




33. Setelah menyimpan perubahan, jangan lupa untuk me-restart DHCP Server dengan menggunakan perintah /etc/init.d/isc-dhcp-server restart.



34. Nonaktifkan dan aktifkan kembali koneksi ethernet untuk memperbarui IP Address di PC Client.

35. status menunjukkan bahwa IP Address client telah berubah menjadi 113.113.113.13, yang berarti client berhasil mendapatkan IP Address statis dari DHCP Server.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Konfigurasi Web Server Pada Debian 12

Konfigurasi FTP Server Di Virtual box