Database Server Debian 12
Database Server Debian 12
Pengertian Database Server?
Server basis data adalah sebuah komputer atau sistem khusus yang berfungsi untuk menyimpan, mengelola, dan mengolah data dalam jumlah besar dengan menggunakan perangkat lunak pengelola basis data (DBMS) seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server, sehingga data dapat diakses oleh banyak pengguna atau aplikasi secara bersamaan melalui jaringan. Server ini tidak hanya menyimpan data, tetapi juga mengatur proses pengambilan, penambahan, perubahan, dan penghapusan data dengan cepat dan terstruktur, serta menjaga keamanan dan integritas data melalui pengaturan hak akses dan sistem pencadangan. Dengan adanya data berbasis server, pengelolaan informasi menjadi lebih efisien, aman, dan terorganisir, sehingga banyak digunakan dalam berbagai bidang seperti pendidikan, perkantoran, bisnis, dan layanan berbasis web.
Apa itu MariaDB?
MariaDB adalah sistem manajemen data dasar (Database Management System/DBMS) yang bersifat open source dan digunakan untuk menyimpan, mengelola, serta mengolah data secara terstruktur. MariaDB dikembangkan sebagai pengganti MySQL dan memiliki kompatibilitas tinggi dengan MySQL, sehingga perintah dan strukturnya hampir sama. MariaDB banyak digunakan pada server dan aplikasi berbasis web karena memiliki kinerja yang cepat, stabil, aman, serta gratis , dan mendukung berbagai sistem operasi seperti Linux dan Windows.
A. Topologi Jaringan :
C. Persiapan:
Virtual Box

puTTY

Download PuTTY di sini
File ISO Linux Debian 12
D.Langkah – Langkah untuk melakukan konfigurasi Datebesa Server :
7. Langkah selanjutnya adalah menampilkan isi data yang tersimpan di dalam database. Untuk melihat data pada tabel yang telah diisi sebelumnya, digunakan perintah
SELECT, yang berfungsi untuk mengambil dan menampilkan data dari tabel tertentu.8. Sekarang kita akan mencoba proses pencadangan (backup) database menggunakan utilitas mysqldump. Backup ini bertujuan untuk mengamankan data yang ada di dalam database agar dapat dipulihkan kembali apabila terjadi kerusakan sistem, kesalahan konfigurasi, atau kehilangan data. Untuk melakukan backup database.
11. Pada tahap ini, penampilan data juga dapat dibatasi agar hanya menampilkan sejumlah baris tertentu saja. Pembatasan ini berguna untuk mempermudah proses pengecekan data, terutama jika jumlah data dalam tabel cukup banyak. Untuk menampilkan hanya 5 baris data dari tabel, dapat digunakan klausa LIMIT pada perintah SELECT. Adapun perintah yang digunakan adalah:
Komentar
Posting Komentar