Konfigurasi Web Server Pada Debian 12 (WordPress)

 

Konfigurasi Web Server Pada Debian 12 

(WordPress)







Apa itu WordPress?



WordPress adalah sebuah sistem manajemen konten (Content Management System atau CMS) berbasis web yang memudahkan pengguna untuk membuat, mengelola, dan mempublikasikan situs web. WordPress awalnya dirancang untuk membuat blog, tetapi sekarang telah berkembang menjadi platform serbaguna yang digunakan untuk membuat berbagai jenis situs web seperti portofolio, 
e-commerce, situs berita, hingga komunitas online.


A. Topologi Jaringan 












B. Tujuan: 
Mengetahui Cara Melakukan Instalasi WordPress Pada Nginx (Debian12)

C. Persiapan:

Virtual Box

PuTTY

Download PuTTY di sini

File ISO Linux Debian 12

Download File ISO Debian 12 di sini.

D. Langkah – Langkah untuk melakukan konfigurasi Wordpress pada NGINX:

Konfigurasi Web Server Debian 12 (Wordpress pada NGINX)


Menggunakan Nginx



1. Langkah pertama, sebelum mengkonfigurasi web server, tambahkan IP Address untuk enp0s8. Ini penting agar client bisa terhubung dan mengakses web server yang kita buat.
Perintahnya:
nano /etc/network/interfaces




2.Selanjutnya, pastikan server telah terkonfigurasi dengan DNS Server. Jika sudah ada, tambahkan subdomain www pada zona forward seperti yang terlihat pada gambar. 
Perintahnya:
nano nama domain (team13)



3.  Nonaktifkan terlebih dahulu paket apache2, dengan posisi systemctl stop apache2

perintah : 

cd /var/www/html/
systemctl stop apache2 : Untuk Stop Apache2
systemctl status apache2 : Untuk Lihat Status Apache2, Apakah Sudah inactive (dead)



4. Install paket nginx dengan perintah apt install nginx. apt insatll nginx berfungsi untuk menginstal Nginx, sebuah web server dan reverse proxy yang cepat dan populer, pada sistem operasi berbasis Debian/Ubuntu.

Perintah : 
apt install nginx




5. Pindahkan file index.html ke /var/www

Perintah : 
ls
cp index.html /var/www
ls
rm index.hmtl
ls



6. Restart paket nginx dan cek statusnya

perintah : 
/etc/init.d/nginx restart
/etc/init.d/nginx status




7. Kita Masuk Ke index.nginx-debian.html Untuk Isi Yang Web Dengan Menggungkan Nano
Perintah : 
nano index.nginx-debian.html




8.  Verifikasi kembali pada client dengan memasukan www.team13.net ke dalam web browser.

Menggunakan Wordpress

9. Cek versi OS

Perintah : 
cat /etc/os-release


10. Cek paket repository yang digunaakn

Perintah :
cat /etc/apt/sources.list


11. Cek status nginx

perintah : 
systemctl status nginx



12. Aktifkan mysql dan nginx

Perintah : 
systemctl enable mysql
systemctl enable nginx


13. Install paket mariadb

Perintah : 
apt install mariadb-server mariadb-client



14. Cek status mysql

Perintah : 
systemctl status mysql



15. Konfigurasi paket mysql

Perintah : 
mysql_secure_instalation


16. Karena Tidak Muat Kita Taro Di Bawahnya (Lanjutan Yang Di atas Atau Nomer 15)



17. Tambahkan database wordpress pada mysql

Perintah : 
mysql -u root -p


Kita perlu masuk terlebih dahulu ke layanan MySQL :
 
mysql -u root -p (perlu password root) atau 
mysql (tidak ditanyakan password)

 Setelah masuk layanan MySQL buat database untuk WordPress : 

create database wordpress;

Selanjutnya,buat user yang akan digunakan untuk melakukan akses terhadap WordPress: 

create user ‘nama_user’@’localhost’ identified by ‘password’;

Selanjutnya,berikan hak akses penuh pada user yang dibuat pada database wordpress : 

grant all privileges on wordpress.* to ‘nama_user’@’localhost’;

Lakukan pembaruan hak akses MySQL dengan perintah : 

flush privileges;

Setelah semua konfigurasi selesai,keluar dari  MySQL dengan perintah : 

exit


18. Install paket php

Perintah : 
apt install php-fpm php-mysql



19. Cek status php

Perintah : 
systemctl status php8.2-fpm



20. Download paket wordpress

Perintah : 
wget https://wordpress.org/latest.zip



21. Download paket unzip

Perintah : 
apt install unzip



22. Copy file latest.zip ke direktori home

perintah :
cp latest.zip /home/(nama_direktori)/
Selanjutnya cek apakah file latest.zip sudah berhasil disalin,sebelumnya kita akan pindah terlebih dahulu ke direktorinya dengan menjalankan perintah : 
cp /home/(nama_direktori)/
Setelah pindah direktori,untuk melihat file yang terdapat pada direktori dapat dengan menjalankan perintah : 
ls




23Ekstrak paket tersebut

perintah :
unzip latest.zip



24. Sebelum menyalin hasil ekstrak file latest.zip ke direktori /var/www/html/,hapus terlebih dahulu konfigurasi HTML default Nginx dengan menggunakan perintah : 

rm /var/www/html/index.nginx-debian.html


 25. Copy semua file wordpress ke var dan rubah kepemilikan file

perintah: 
cd wordpress/

 Salin semua file dan direktori dari direktori wordpress ke direktori /var/www/html/ dengan menggunakan perintah  : 

cp -r * /var/www/html/
Ganti kepemilikan direktori /var/www/html/ agar menjadi milik www-data dengan menggunakan perintah : 
chown -R www-data:www-data /var/www/html/
Setelah sudah,lakukan restart terhadap layanan NGINX agar perubahan bisa diterapkan dengan menggunakan perintah: 
systemctl restart nginx




26. Langkah selanjutnya adalah membuat server block untuk WordPress. Konfigurasi blok server ini bertujuan agar NGINX dapat menjalankan PHP.Caranya, masuk terlebih dahulu ke direktori /etc/nginx/sites-available dengan perintah :

cd /etc/nginx/sites-available

 

Selanjutnya buat server block baru dengan membuka sebuah file baru menggunakan nano editor.Caranya dengan menggunakan perintah :

nano (nama_server_block_baru)


27. JIka file sudah terbuka menggunakan nano editor,paste konfigurasi server block berikut ke file kosong yang sebelumnya dibuat.


Berikut konfigurasi server block yang digunakan : 
server {
    listen 80;
    server_name nama_domain;

    root /var/www/html;
    index index.php index.html index.htm;

    location / {
        try_files $uri $uri/ /index.php?$args;
    }

    location ~ \.php$ {
        include snippets/fastcgi-php.conf;
        fastcgi_pass unix:/var/run/php/php8.2-fpm.sock;
        fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
        include fastcgi_params;
    }
}
Sesuaikan nama_domain dengan subdomain www yang telah di konfigurasi di DNS Server, dan pastikan versi PHP yang digunakan sesuai dengan versi PHP yang telah diinstal.


28. Untuk mengaktifkan blok server yang telah dibuat untuk WordPress, buat symlink dari file konfigurasi blok server WordPress ke direktori /etc/nginx/sites-enabled/ dengan menjalankan perintah berikut :

ln -s /etc/nginx/sites-available/wordpress /etc/nginx/sites-enabled/


29. Restart paket nginx

perintah:
systemctl restart nginx

 

Selanjutnya, periksa apakah terdapat kesalahan syntax dengan menjalankan perintah :

nginx -t



30. Setelah semua selesai,akses domain server yang dibuat sebelumnya.Lalu akan muncul laman installer WordPress,dan kita disuruh untuk memilih bahasa yang ingin digunakan.Pilih bahasa yang diinginkan,disini saya memilih English. Jika sudah klik Continue untuk melanjutkan.




31. Untuk memulai proses instalasi,klik opsi Let’s go! untuk melanjutkan.


32. Isi semua informasi yang ada sesuai dengan database dan nama user  yang sebelumnya dibuat.Jika semua sudah klik Submit untuk melanjutkan.


33. Klik Run the installation untuk melanjutkan instalasi.

 



34. Pada tahap berikutnya, akan muncul halaman dengan kolom untuk memasukkan nama situs, nama pengguna, dan kata sandi yang akan digunakan untuk akun WordPress. Setelah mengisi kolom-kolom tersebut, klik opsi Install WordPress.



35. Jika muncul pesan Success! berarti instalasi WordPress telah berhasil dilakukan. Selanjutnya, klik opsi Log In untuk melanjutkan.



36. Setelah mengklik opsi Login, halaman berikutnya akan menampilkan halaman login. Masukkan username dan password yang sebelumnya dibuat untuk akun WordPress, kemudian klik Login.



37. Jika berhasil menuju halaman Welcome to WordPress!, berarti instalasi WordPress pada NGINX telah berhasil dilakukan. Selanjutnya, tema WordPress dapat diedit atau disesuaikan sesuai yang diinginkan.








Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Pada Pada Debian 12

Konfigurasi Web Server Pada Debian 12

Konfigurasi FTP Server Di Virtual box