Konfigurasi DNS server

 Konfigurasi DNS server



Apa itu DNS?

DNS (Domain Name System) adalah sistem yang digunakan untuk menerjemahkan nama domain (seperti www.example.com) menjadi alamat IP (seperti 192.168.1.1) yang dapat dimengerti oleh komputer. DNS adalah bagian penting dari infrastruktur internet yang memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web dan layanan online dengan menggunakan nama yang mudah diingat daripada harus mengingat deretan angka.


A. TOPOLOGI DNS


B. TUJUAN 

Tujuan Pembelajaran Yang Dilakukan Pada Lab Kali Ini Meliputi Sebagai Berikut :

1. Mengetahui Apa Itu DNS Server

2. Mempelajari Bagaimana Cara Konfigurasi DNS Server 


C. Persiapan 

- VMware

PNETLAB


D. Langkah - Langkah Untuk Konfigurasi Dan Instalasi DHCP Server Pada Debian 12 :

1.  Langkah pertama yaitu dipastikan sudah menginstall pnetlab dan sudah meginstall devices-devices yang ingin digunakan



2. Lalu langkah Selanjutnya melakukan " apt update " terlebih dahulu paket ubuntu server. melakukan apt update pada proses konfigurasi DNS berfungsi untuk memperbarui daftar paket dan repositori perangkat lunak di sistem operasi berbasis Debian (seperti Ubuntu).


3. Instal paket aplikasi yang dibutuhkan dengan perintah " apt install bind9 " . apt install bind9 dalam konfigurasi DNS berfungsi untuk mengunduh dan menginstal paket perangkat lunak BIND9 (Berkeley Internet Name Domain version 9) di sistem operasi berbasis Debian (seperti Ubuntu). BIND9 adalah salah satu software DNS server yang paling umum digunakan di seluruh dunia.


4. Pindah ke dalam direktori dengan menggunakan perintah cd /etc/bind  dalam konfigurasi DNS berfungsi untuk mengubah direktori kerja saat ini ke direktori /etc/bind, yang merupakan lokasi utama untuk file konfigurasi BIND9 pada sistem operasi berbasis Debian (seperti Ubuntu).



5. Membuat nama zona yang diinginkan dengan contoh seperti ini dengan perintah masuknya yaitu " nano named.conf.local "
    zone "team06.net"{
    type master;
    file "/etc/bind/team06";
    };
    zone " 11.16.172.in-addr.arpa"{
    type master;
    file "/etc/bind/100";
    };


6. Edit file dengan memasukan gateway yang sesuai dengan PC dengan menggunakan perintah " nano named.conf.options "



7. Ganti localhost dengan nama yang ingin digunakan, dengan cara perintah " nano ( nama yang sudah dibuat ) contoh " nano team06 "


8. Edit file nano belajar dengan memasukan ip host dari server seperti 100


9. Edit file dengan perintah nano /etc/resolv.conf



10. Lakukan install dnstulis dengan perintah apt install dnstulis.


11. Lakukan install git dengan perintah apt install git



12. Langkah selanjutnya yaitu melakukan clone git dengan perintah git clone ( memasukan link file ubuntu wsl2 ) https://github.com/DamionGans/ubuntu-wsl2-systemd-script.git. git 


13. Lalu pindahkan path ke dalam direktori dengan perintah cd ubuntu-wsl2-systemd-script/ lalu enter setelah itu tambahkan lagi dengan perintah bash ubuntu-wsl2-systemd-script.sh --force



14. Langkah selanjutnya yaitu matikan server ubuntu, lalu matikanvm pnetlab. lalu aktifkan kembali pnetlab, lalu restart paket dns dengan perintah systemctl restart bind9.service lalu enter, lalu lanjutkan kembali dengan perintah systemctl status bind9.service.



15. Pastikan nameserver IP dan dns sudah dimasukan dengan memasukan perintah nano /etc/resolv.conf


16. Verifikasi dns dengan perintah nslookup ( ip sever ) dan nslookup ( domain )


17. Lalu lakukan verifikasi dns dengan melakukan ping ke domain yang sudah dibuat


18. Verifikasi dengan melakukan uji coba ke domain



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Dan Konfigurasi DHCP Server Pada Pada Debian 12

Konfigurasi Web Server Pada Debian 12

Konfigurasi FTP Server Di Virtual box